Mau Coba Traveling Sendirian? Simak Tips Ini Biar Aman dan Tetap Hemat

http://blog.trip30.com/wp-content/uploads/2014/11/traveling-alone.jpg

Saat ini, yang namanya traveling alias jalan-jalan kayaknya udah jadi hal umum dilakukan semua orang, apalagi yang punya bujet berlebih. Traveling emang mau enggak mau perlu lo lakukan, sih. Selain bikin lo istirahat sejenak dari rutinitas yang bikin pening, traveling juga bisa bikin tubuh dan pikiran lo seakan mengulang lagi sistem mereka dari awal. Ibaratnya, tubuh dan pikiran lo jadi kayak baru keluar dari oven gitu, segar dan siap buat hal-hal baru.

Tapi, kendalanya sekarang adalah ada aja yang pengin traveling, tapi enggak pernah kesampaian. Entah karena bujet enggak mencukupi sampai enggak ada teman yang mau nemenin, keinginan traveling pun jadi cuma sebatas wacana. Padahal, bujet dan rekan traveling bukan satu-satunya hal penting buat segera traveling sekarang juga, loh.

Bujet emang diperlukan biar lo bisa traveling tanpa khawatir kehabisan uang buat hidup sehari-hari. Tapi, kelamaan mikirin bujet, yang ada lo malah keburu malas dan akhirnya uang buat traveling malah dipakai buat bayar yang lain. Teman seperjalanan pun enggak selamanya wajib lo miliki, loh. Emang, sih, lebih asyik kalau ada teman yang bisa lo ajak ngobrol dan seru-seruan selama traveling. Tapi, traveling sendirian juga seru, kok.

Nah, kalau bujet dan teman seperjalanan udah enggak jadi masalah, lo bisa mulai traveling sendirian kapan aja. Soalnya, bujet itu cuma masalah mindset alias pola pikir soal prioritas. Kalau dari awal lo enggak memprioritaskan liburan buat ada di agenda lo, ya biar ada uangnya pun pasti lo bakal pakai untuk hal lain dulu. Sementara, kalau emang lo ngerasa perlu buat liburan, meski bujet minim pun, hal itu tentu enggak bakal jadi halangan..

Lo pun mungkin ngerasa butuh teman seperjalanan karena takut kenapa-kenapa selama traveling atau biar ngerasa lebih aman aja. Padahal, traveling sendirian pun bisa sama amannya dengan traveling bareng teman-teman. Bahkan, traveling sendirian bisa bikin lo lebih hemat dan juga tentunya lebih puas menjelajah tempat yang emang mau lo tuju.

Nah, makanya sekarang gue bakal kasih gambaran betapa traveling sendirian itu sebetulnya aman, kok, dan malah bikin lo irit bujet. Enggak percaya? Simak aja langsung tipsnya di bawah ini.

Saat ada tiket promo, langsung beli

Traveling sendirian bikin lo enggak perlu pikir panjang lagi saat lihat ada maskapai yang ngasih promo tiket pesawat sampai lebih dari setengah harga. Soalnya, sadar atau enggak, selama ini yang bikin lo mungkin sering kehabisan tiket promo dengan harga terbaik adalah nungguin kepastian dari teman lo mau ikut atau enggak. Kalau teman lo tiba-tiba batal, lo batal juga. Sayang banget, kan? Padahal, meski promo tiket pesawat emang bakal sering muncul, kesempatan buat dapetin harga tiket yang diskon lebih dari setengah harga itu langka banget.

Nah, kalau lo traveling sendirian, lo bisa langsung beli tiket promo saat itu juga. Dan jangan ditunda-tunda, deh. Biasanya, kalau tiket udah di tangan, semangat lo buat traveling sendirian pasti langsung menggebu-gebu. Lo pun bakal enggak sabar buat segera sampai ke hari H.

Pilih kota yang aman buat solo traveler

Kalau lo masih pemula alias baru pertama kali coba traveling sendirian, jangan langsung traveling ke luar negeri. Coba aja dulu di dalam negeri, khususnya di kota-kota yang emang aman buat para pelancong solo. Gimana kita bisa tahu kota itu emang aman buat pelancong solo? Cara gampangnya, sih, lihat jumlah turis asing di kota tersebut aja.

Yap, kota kayak Yogyakarta, Bali, dan Lombok itu ramai turis asing karena di sana terbilang aman. Bandingkan aja sama Jakarta yang terkenal ganas, belum lagi banyak pencopetnya. Bali, Yogyakarta, dan Lombok itu terkenal ramah wisatawan dan keramahan itu berarti para wisatawan, khususnya wisatawan asing, ngerasa aman liburan di kota-kota itu. Kalau mereka aja ngerasa aman, masa iya lo yang WNI alias warga negara Indonesia ngerasa enggak lebih aman dari mereka?

Kalau lo perdana banget traveling sendirian, gue, sih, menyarankan lo ke kota-kota kayak Bali dan Yogyakarta. Selain aman, di sana banyak hostel dan kos-kosan yang bisa disewa dengan harga murah buat para pelancong solo. Harganya bisa mulai dari Rp60ribuan aja per malam sampai paling mahal, yang mungkin fasilitasnya lebih bagus, harganya masih Rp100ribuan, masih di bawah Rp200ribuan per malam. Jadi, lo tetap bisa hemat, kan?

Pilih penginapan murah

Karena lo traveling sendirian, tentu enggak ada teman yang bisa diajak share cost, ya. Makanya, lo harus pintar-pintar cari penginapan murah biar bisa irit biaya akomodasi. Gimana caranya? Gampang, sekarang banyak, kok, pilihan penginapan yang harganya murah. Kalau mau yang kualitas kenyamanannya setara hotel berkelas, ada budget hotel. Kalau mau yang bayarnya per satu kasur aja, ada hostel tipe dormitory. Kalau mau lebih murah lagi, biasanya ada kos-kosan yang bisa disewa harian dan harganya bervariasi, tergantung lokasinya dekat dengan tempat wisata yang ramai atau enggak.

Kalau mau yangn gratis, juga bisa. Menginapnya jangan di hotel, hostel, atau kos-kosan. Kalau beruntung, lo bisa numpang tidur di rumah teman atau saudara yang ada di kota yang bakal lo datangi. Lo juga bisa memanfaatkan jasa couchsurfing, jadi lo bisa menumpang di tempat orang yang sama sekali baru lo temui, tapi bisa bikin lo tambah teman juga. Tenang, semuanya aman, kok.

Packing secukupnya

Kedengarannya sepele, ya, tapi sebenarnya penting banget, loh. Karena lo liburan sendirian, lo bertanggung jawab penuh sama barang bawaan lo. Kalau lo terlalu banyak bawa tentengan, besar kemungkinan bakal ada barang bawaan lo yang ketinggalan. Makanya, kalau traveling sendirian, biar lo enggak kecopetan atau pun kehilangan barang, lo packing secukupnya aja.

Pertama, lo bisa bawa tas ransel berrukuran kurang lebih 25 sampai 30 liter, tergantung berapa lama waktu liburan lo. Tas ransel ini diisi sama pakaian, perlengkapan mandi, dompet kartu, sandal, makanan ringan, dan air mineral kemasan. Lo susun berdasarkan hari lo mau pakai baju itu. Yang dipakai duluan lo letakkan paling atas. Buat pakaian dalam, siapkan kantong sendiri (bisa berupa pouch) supaya lo mudah ngambilnya. Jangan lupa bawa plastik buat pakaian kotor. Nantinya, pakaian kotor ini lo letakkan di bagian paling bawah tas.

Selanjutnya, lo juga perlu bawa tas kecil yang bisa lo bawa ke mana-mana, bahkan ke toilet. Isinya adalah perlengkapan penting lo, mulai dari ponsel sampai uang tunai. Tisu kering, tisu basah, dan obat-obatan ringan juga bisa lo masukkan ke tas kecil ini supaya mudah dijangkau. Oh ya, dompet kartu lo letakkan di bagian terdalam tas ransel lo, ya, supaya lo enggak tergoda gesek sana-sini. Nah, tapi uang tunai juga jangan semuanya lo bawa di dalam tas kecil. Pisahkan di beberapa tempat supaya, kalau ada apa-apa kayak kecopetan atau kehilangan tas, lo masih punya uang tunai di kantong lainnya.

Kalau lo bawa kamera, pastikan lo bawa tas kamera sendiri yang bisa disilangkan di bahu lo. Jadi, ketika lo ke tempat wisata, lo cuma perlu bawa tas kecil dan tentunya tas kamera lo.

Pilih tempat wisata yang murah sampai gratis

Nah, supaya lo tetap hemat, lo bisa pilih tempat wisata yang emang gratis aja atau tiket masuknya murah. Kalau bisa, buat stok foto, lo bisa cari tempat makan atau kafe yang memang punya desain interior yang unik. Jadi, sambil makan atau istirahat malam, lo bisa dapetin stok foto bagus juga.

Bawa tripod atau tongsis

Salah satu kendala traveling sendirian buat lo yang suka ngumpulin foto diri sendiri adalah siapa yang fotoin. Tapi, sekarang ada tripod dan tongsis yang bisa bikin lo tetap eksis meski cuma liburan sendirian. Tripod pun sekarang ada yang mini dan praktis, kok. Jadi, muat lo masukkan dalam tas ransel lo dan bisa lo bawa saat emang lo perlu mengunjungi lokasi wisata yang kece abis. Kalau lo mager bawa tripod, ya, pakai tongsis aja. Sekarang tongsis juga udha canggih, kok, bisa fleksibel diatur posisinya jadi fungsinya mirip sama tripod.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>